Dulu waktu pertama kali gue masuk sekolah ke jenjang yang lebih
tinggi, Gue mulai mengenal teman-teman gue yang baru, di antara
teman-teman sekelas gue, gue paling gak suka sama orang yang namanya
Rangga gue juga gak ngerti kenapa segitunya gue gak suka sama dia. Pas
waktu gue terpilih sebagai salah satu pengurus osis di sekolah gue, gue
kenal sama seseorang yang namanya Randy dari perkenalan itu gue mulai
merasa ada yang berbeda dengan sifat gue ke dia.. sejak itu gue mulai
suka sama dia.. alangkah senangnya gue pas gue dengar kalau dia suka
sama gue, saat itu perasaan gue gak bisa diungkapkan dengan kata-kata
saking senengnya gue.
Hari-hariku selalu diisi dengan cerita demi cerita indah yang dia
berikan. Selama status gue jadi kekasih Randy, gue gak mengerti dengan
sikap yang diberikan Rangga ke gue.. dia sangat perhatian sama gue, dia
baik sama gue, dia selalu hibur gue saat gue lagi sedih padahal gue
sangat membenci dia, gue juga selalu cuek dengan perhatian-perhatian
yang dia berikan ke gue. Dari situ gue mulai mikir kenapa selama ini gue
benci sama dia padahal dia selalu baik sama gue.. Gue emang gak tau
malu, selama ini gue hanya mikir kalau dia adalah orang yang sangat gue
benci gue gak mikirin alasan kenapa gue benci sama dia.. Mulai saat itu
sikap yang gue berikan ke dia mulai berbeda dari yang sebelumnya gue
lebih ramah, gue lebih perhatian, bahkan gue jadikan dia sebagai sahabat
gue yang selalu ada dan selalu mau dengerin curhatan isi hati gue…
Selama itu gue mulai mengenal Rangga lebih jauh lagi, dengan perhatian
yang Rangga berikan ke gue, gue sampe lupa dengan perubahan sifat gue ke
pacar gue.. semuanya menjadi terbalik, gak tau kenapa gue lebih nyaman
kalau gue dekat dengan Rangga sahabat gue dibandingkan dengan pacar gue
sendiri… Gue makin cuek sama pacar gue, gak ada lagi perhatian yang gue
berikan, sejak saat itu hubungan gue sama pacar gue mulai kacau.
Akhirnya gue mutusin melajang untuk sementara waktu.
Waktupun telah berlalu selama gue melajang gue malah merasa ada yang
hilang dari kehidupan gue yang sebelumnya.. Randy atau pacar gue yang
sebelumnya akhirnya minta balik sama gue, gue juga belum tau kenapa, ya
gue mau balik sama dia karena gue fikir bahwa dialah yang hilang dari
kehidupan gue.. hubungan gue sama dia lebih baik lagi dari yang
sebelumnya.. gue sangat bangga mempunyai pacar pertama seperti dia dan
gue juga berharap kalau dia juga akan menjadi pacar terakhir dalam hidup
gue.
Setelah hampir satu tahun setengah gue pacaran sama dia, temen-temen
sekelas gue selalu ngata-ngatain gue kalau gue pacarnya Rangga padahal
mereka juga tau kalau gue udah punya pacar dan yang pasti bukan Rangga.
Mungkin kata-kata itu sampe pada telinga Randy, gue juga gak tau pasti
dia percaya sama gue atau sama temen-temen gue yang pasti gue udah coba
jelasin apa adanya.. Tapi mungkin dia lebih percaya sama temen-temen gue
karena sejak saat itu sikap dia berbeda, mungkin dia kira kalau gue
benar-benar udah selingkuh dengan Rangga, dan pada akhirnya dia mungkin
sudah menemukan orang yang lebih segalanya dari gue. Dia mutusin gue.!!
Saat itu gue sangat terpukul dengan keputusan dia mutusin gue.. sulit
buat gue untuk lupain dia.. Tapi gue selalu dinasehati oleh sahabat yang
selalu ada buat gue hingga akhirnya pelan-pelan gue mulai lupa dengan
kejadian itu, karena gue yakin keputusan yang diambilnya itu pasti yang
terbaik buat dia juga buat gue. Makasih buat sahabat gue yang selalu ada
buat gue.. Dengan begitu banyak perhatian yang Rangga berikan ke gue,
gue makin merasa nyaman dekat dengan dia. Hingga suatu hari Rangga
bilang kalau dia suka sama gue, tapi gue takut kehilangan sesosok
sahabat seperti dia, karena gue yakin kebanyakan orang yang udah jadi
sepasang kekasih hubunganya gak akan seperti sebelumnya, gue bingung
karena di satu sisi gue udah suka sama dia tapi di sisi lain gue takut
kehilangan sahabat seperti dia.. Dan pada akhirnya gue memilih untuk
menjadi kekasihnya.
Tapi ga tau apa sebabnya setelah gue jadi pacar Rangga Randy datang
lagi ke kehidupan gue dia gak terima kalau gue jadi pacar Rangga padahal
gue udah gak ada hubungan apa-apa lagi dengannya. Saat itu dia ngancam
kami berdua.. gue takut terjadi apa-apa dengan Rangga karena pada saat
itu gue lagi benar-benar sayang dan gak mau berpisah dengan Rangga tapi
apa boleh buat kalau gue benar-benar sayang sama dia gue harus lakukan
apa yang terbaik untuk dia.. Dan gue fikir lebih baik gue pergi dari
kehidupannya meski sulit buat gue untuk jauh darinya.. kami berdua
memutuskan untuk berpisah untuk sementara waktu hingga masalah ini
selesai, Rangga janji kalau suatu saat kita akan bersatu kembali..
Hari-hariku pun diisi dengan kesendirian dan kebosanan, akhirnya
masalah masa lalu telah selesai niatku kini tinggal menagih janji yang
telah diberikan oleh Rangga, gue coba menghubungi Rangga tapi Rangga
sangat sulit untuk dihubungi, dari semua nomor handphone Rangga yang gue
punya gak ada satu pun yang bisa dihubugi, saat itu gue bingung harus
bagaimana, gue bingung dengan kelanjutan hubungan gue dengan Rangga..
Akhirnya gue coba moveon dari masa lalu gue sampai suatu saat gue
bertemu dengan seseorang yang saat itu sempat mengisi hati gue dia
bernama Aryen, dia orangnya baik, gak sombong gue suka sama sifat dia.
Gue coba untuk berhubungan dengan dia tapi selama itu hubungan gue
dipenuhi dengan kebohongan karena gue gak bisa bohongin perasaan gue
sendiri kalo gue masih sayang sama Rangga dan Aryen hanya sebatas
pelampiasan perasaan gue dari Rangga.. Tapi gue juga gak mau dibilang
egois kalau gue Cuma mementingkan perasaan gue sendiri, akhirnya gue
coba untuk melupakan Rangga tapi selama hubungan itu berjalan semakin
hari rasanya semakin sakit yang aku rasakan, aku gak bisa bohong kalau
sampai detik ini pun gue masih belum bisa untuk melupakan rangga. Dan
kenapa setiap gue dipertemukan dengan Rangga di posisi gue selalu ada
seseorang yang menghalangi kita untuk bersama..
Akhirnya ketakutan gue selama ini terjadi juga, sesosok sahabat
sekaligus kakak dalam hidup gue telah hilang entah kemana.. Sikapnya
mulai berubah, perhatiannya mulai hilang, kasih sayangnya mulai meredup
bahkan gue merasa kalau gue gak kenal dengan seorang kakak yang
sekarang.. Ya tuhan kembalikanlah sifat dia yang dulu, aku lebih suka
dia yang dulu.. akan ku kenang cerita cinta ini sepanjang hidupku..
entah sampai kapan rasa ini bertahan di hati ini, entah sampai kapan aku
mengharapkanmu kembali, tapi yang harus kamu ketahui aku akan tetap
bertahan disini..
Pages
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar